|
Penerbangan Rute Singapura - Bali Dinaikkan
Rabu, 16 April 2008 | 19:29 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan menambah jumlah seat penerbangan sebanyak 350 ribu seat setahun pada rute Singapura - Bali untuk membidik turis mancanegara. Total nilai devisa yang akan diterima sekitar Rp 7 triliun.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik mengatakan untuk mencapai itu, volume penerbangan Singapura menuju Bali akan ditambah.
"Dari empat trip menjadi tujuh trip. Dengan itu, akan dibuka tambahan seat hingga 350 ribu setahun," katanya dalam jumpa pers usai rapat dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor Wapres, Rabu (16/4).
Saat ini rute Singapura-Bali dilayani oleh dua maskapai, yaitu Singapura Airlines dan Garuda Indonesia. SQ melayani 3 penerbangan, sedangkan GA melayani 1 penerbangan.
Dalam setahun, jumlah seat yang dilayani kedua maskapai itu baru sebanyak 350 ribu. Masih jauh dari harapan pemerintah yang menargetkan 7 juta turis dalam program Visit Indonesia Year 2008. "Jika ini direalisasikan, layanan seat menjadi 700 ribu setahun," katanya.
Pemerintah memutuskan akan memberikan keleluasaan tambahan itu kepada penerbangan asing. "Singapore Airlines bersedia. Kalau Indonesia belum mampu melayani," katanya.
Dari penambahan seat itu, diperkirakan target devisa Indonesia akan bertambah sekitar Rp 7 triliun. Setiap kali kunjungan, rata-rata konsumsi setiap orang turis sebesar USD 2 ribu. "Itu rata-rata. Turis dari Moskow bisa menghabiskan USD 3 ribu hingga USD 5 ribu," katanya.
Menurutnya, Singapura adalah salah satu negara transit wisatawan terbesar di dunia. Rute Singapura-Bali dipilih karena banyaknya permintaan dari wisatawan asing yang berkunjung ke Singapura.
"Mereka ingin langsung ke Bali tapi tidak ada tripnya. Sehingga sebagian memilih ke Thailand," katanya.
Ia mengatakan Depbudpar akan berkoordinasi dengan Departemen Perhubungan untuk merealisasikan hal ini. "Nanti Menhub yang akan atur teknisnya," kata dia.
Ninin Damayanti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|