Harga Minyak Tembus US$ 115
Kamis, 17 April 2008 | 05:48 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Harga minyak dunia terus merangkak naik dan mencetak rekor baru dalam perdagangan Rabu (16/4), Waktu New York, terpicu oleh penurunan cadangan energi Amerika Serikat dan pelemahan dolar terhadap mata uang kuat dunia lain.
Di pasar utama Nw York, minyak mentah ringan untuk pengiriman Mei melewati US$ 115 per barel untuk pertama kalinya dan bahkan sempat menyentuh level US$ 115,14 per barel di papan pencatatan lektronik. Harga si emas hitam akhirnya ditutup pada level US$ 114,93 per barel, naik US$ 1,14 pada perdagangan sehari sebelumnya. Di pasar London, minyak mentah Brent Laut Utara juga menembus rekor harian tertinggi US$ 112,79, sebelumnya akhirnya mencapai US$ 112,66 atau naik US$ 1,08 dibanding hari sebelumnya.
Para pelaku pasar sangat memkhawatirkan laporan Departemen Energi AS yang menyebutkan pekan lalu persediaan (inventories) minyak mentah sudah berkurang 2,3 juta barel, sedikit lebih tinggi dari perkiraan para analis sebesar 1,8 juta barel. Walhasil, stok minyak negeri Abang Sam saat ini tinggal sebesar 313,7 juta barel. “Data impor hanya menunjukkan tanda sedikit pemulihan setelah pekan lalu merosot tajam,” kata Eric Wittenauer, analis AG Edwards.
Melonjaknya harga minyak juga dipengaruhi oleh pelemahan dolar AS yang menyentuh 1.5979 euro, yang merupakan rekor tertinggi mata uang negara eropa terhadap dolar.
AFP | Padjar
Topik :




Komentar Anda :