United Airlines Naikkan Biaya Fuel Surcharge

Kamis, 17 April 2008 | 08:10 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Lonjakan harga minyak dunia di atas US$ 100 per barel telah membuat dunia usaha babak belur. Dunia usaha terpaksa menaikkan harga jual atau jasanya, tak terkecuali maskapai penerbangan.

United Airlines salah satunya. Maskapai dari Amrika ni menyatakan akan menaikkan harga fuel surcharge (beban bahan bakar) dalam komponen biaya tiket untuk kedua kalinya dalam minggu ini. Calon penumpang pun dengan berat hati akan menanggungnya.

United Airlines menaikkan harga fuel surcharge domestik dari US$ 10 menjadi US$ 20 untuk perjalanan dua arah (pulang-pergi) karena kenaikan harga minyak dunia yang menembus level US$ 110 per barel--hari ini minyak mentah sudah menembus US$ 115.

Langkah ini dapat menekan penerbangan lain mengambil langkah serupa, dengan resiko kehilangan penumpang yang telah muak dengan perjalanan udara dan tengah berada dalam kesulitan finansial.

"Akan ada titik harga dimana konsumen berkata, 'anak-anak, kita tinggal di rumah saja,'" ujar Terry Trippler dari tripplertravel.com seperti dilansir kantor berita Associated Press.

Karena tak ada yang tahu seberapa tinggi harga minyak dunia akan melambung, bahkan pengamat industri kawakan pun terdiam ketika ditanya kemungkinan harga tiket tertinggi.

"Harga bisa terus naik dan naik dan naik," kata Trippler. "Jika Anda bertanya setahun lalu, saya akan memberi angka yang lebih rendah dari yang saya beri hari ini."

United Airlines mengatakan, perusahaannya menaikkan biaya fuel surcharge, bukan tarif dasar yang sering dilihat konsumen di iklan.

AP | Rieka

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :