Uji Coba Kartu Pintar Bulan Juni

Kamis, 17 April 2008 | 13:15 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) akan melaksanakan uji coba pengendalian konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) premium dan solar bersubsidi dengan kartu pintar (smart card) pada Juni mendatang di Bali, Batam dan kepulauan Riau. Rencana itu mundur dari rencana sebelumnya yaitu bulan ini (April).

Kepala BPH Migas, Tubagus Haryono mengatakan BPH Migas akan mengirim surat kepada pemerintah daerah Batam, Bali dan kepulauan Riau. Surat tersebut dilayangkan kepada pejabat daerah yang bersangkutan hari ini. "Kami akan kirim surat kepada pejabat daerah yang nanti akan dilakukan uji coba," kata Tubagus di sela-sela acara rapat kerja minyak dan gas di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Kamis (17/4).

Tubagus menjelaskan, uji coba ini untuk mengetahui sistem kartu pintar bisa berjalan atau tidak. Uji coba yang dilakukan tim teknis ini sekaligus menjadi upaya sosialisasi. "Uji coba satu bulan," katanya.


Menurut Tubagus, penetapan kuota BBM subsidi tersebut menyebabkan BPH Migas harus mengawasi ketat agar penggunaannya sesuai yang berhak. "Karena kami tahu angka penyediaan BBM bersubsidi juga dibatasin," katanya.

Seusai uji coba, hasilnya akan dibawa kepada Komisi Energi DPR untuk dievaluasi. Tubagus mengaku belum mengetahui kapan pelaksanaan pembatasan BBM subsidi diberlakukan resmi secara nasional. Menurutnya, ada hal-hal teknis yang harus dipersiapkan. Diantaranya, penetapan pengguna kuasa anggaran, pengadaan kartu pintar dan alat pembaca kartu pintar.

Adapun Bali, Batam dan kepulauan Riau dipilih sebagai proyek uji coba karena merupakan daerah terisolasi, sehingga mempermudah pengawasan. Program pembatasan BBM subsidi dengan kartu pintar diperkirakan baru bisa berjalan sekitar semester kedua 2008.

NIEKE INDRIETTA

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :