Mandiri Salurkan Kredit Rakyat Rp 4,9 miliar

Kamis, 17 April 2008 | 16:16 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Bank Mandiri Tbk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp 4,9 miliar untuk pengusaha kecil menengah dan 383 petani tebu binaan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX Semarang, Jawa Tengah.

Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo mengatakan penyaluran kredit itu didasarkan analisa bank terhadap kelayakan usaha calon debitor risiko gagal bayar dapat dikurangi.

Hingga 11 April 2008, jumlah kredit usaha rakyat yang telah disalurkan bank ini Rp 715,47 miliar. Jumlah itu naik Rp 27,47 miliar dari periode 31 Maret 2008 lalu sebesar Rp 688 miliar.

"Penyaluran KUR di Jawa Tengah mencapai Rp 52,82 miliar dengan jumlah debitur 2.154 orang," kata Agus dalam ketarangan tertulisnya.

KUR adalah kredit umum atau kredit program untuk tujuan produktif yang memenuhi kriteria limit kredit Rp 500 juta, suku bunga maksimal 16 persen dan dijaminan PT Askrindo dan Perum Sarana Pengembangan Usaha (SPU).

Sampai April 2008 Mandiri sudah menyalurkan KUR lebih dari Rp 700 miliar ke sekitar 1.174 debitor individual dan 16.264 debitor linkage koperasi. Bank Mandiri menargetkan penyaluran KUR sebesar Rp 1 triliun sampai akhir 2008.


Selain itu, Bank Mandiri juga memberi kredit revitalisasi perkebunan ke 2.085 petani kelapa sawit di Kalimantan Bart. Jumlah kredit tersebut sebesar
Rp 160 milyar untuk mengembangkan kebun sawit milik petani plasma seluas 4.190 hektar, yang berlokasi di Ketapang, Kalimantan Barat.

Senior Vice President Bank Mandiri Rafjon Yahya mengemukakann, sampai 17 April 2008 Bank Mandiri telah merealisasikan Kredit Pengembangan Energi Nabati dan Revitalisasi Perkebunan (KPEN-RP) senilai Rp 1,727 triliun dengan luas lahan 49.398 Hektar melalui 41 Koperasi Unit Desa.

Penyaluran kredit Program Revitalisasi Perkebunan ini akan diarahkan pada sentra-sentra perkebunan yang tersebar di wilayah Riau dan Sumut, Sumbar,
Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Sulawesi.

Eko Nopiansyah

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :