|
Tol Becakayu Perlu Dipercepat
Kamis, 17 April 2008 | 20:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Departemen Pekerjaan Umum meminta PT Kresna Kusuma Dyandra Marga segera merealisasikan pembangunan jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu). Sejak penekenan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol pada Maret lalu, mereka masih berkutat soal pembebasan tanah.
“Investor seharusnya mulai melakukan konstruksi fisik di atas tanah yang telah dibebaskan,” kata Ketua BPJT Nurdin Manurung di Jakarta, Kamis (17/4). Itu bisa dilakukan sambil menunggu pembebasan tanah di seksi yang lain.
Menurut Nurdin, tersendatnya pembebasan tanah di beberapa lokasi disebabkan ketidakmampuan investor menyediakan dana pembebasan. “Sangat mengecewakan, ada beberapa bidang tanah yang siap dibayarkan tapi badan usaha tak siap membayar,” ujarnya.
Selain terkendala kemampuan membayar ganti rugi pembebasan lahan, Nurdin mengatakan Kresna juga kesulitan memenuhi permodalan guna mencairkan kredit sindikasi Rp 6,2 triliun. Dari jumlah pinjaman itu, Kresna harus memiliki modal lebih dari Rp 2 triliun. “Saya kira di sana kendala, kemampuan investor itu sangat terbatas,” ujarnya.
Kresna mendapat pembiayaan sindikasi perbankan pada 16 Januari silam. “Persyaratan pencairannya cukup banyak,” kata Nurdin. Pesyaratan itu antara lain, pencairan bisa dilakukan jika tanah dalam satu seksi telah dibebaskan seluruhnya. Selain itu, investor harus dipenuhi persyaratan administrasi perbankan.
Namun, Direktur Kresna Kusuma Dyandra, Marga Arsal Ismail mengaku perusahaannya menunggu penyelesaian proses pembebasan lahan. “Pembebasan ini molor, kami harap bisa selesai dalam dua bulan,” kata dia.
RIEKA RAHADIANA
INDEKS BERITA LAINNYA :
|