|
Garuda Yakin Terbang kembali ke Eropa
Kamis, 17 April 2008 | 23:19 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
PT Garuda Indonesia yakin akan bisa kembali terbang ke Eropa. "Walaupun sekarang di-banned, kami yakin akan lepas," kata Emirsyah Satar, Direktur Utama Garuda Indonesia di Hotel Nikko Jakarta, Kamis (17/4).
Garuda mengatakan sudah melakukan persiapan untuk mempromosikan Indonesia. "Agar kalau kita terbang, sudah jadi semuanya," kata Emir.
Meskipun larangan terbang masih berlaku, Emir mengatakan saat ini Komisi Eropa cukup puas dengan laporan Garuda. "Tapi ada isu yang pemerintah harus tangani," ujarnya. Ia sendiri tidak tahu detailnya. "Itu government to government."
Pihaknya sudah melakukan semua rekomendasi yang diberikan Komisi Eropa. Pekan lalu, Garuda sudah melaporkan hasil rekomendasi itu ke Brussel.
Salah satu alat yang direkomendasikan Komisi Eropa untuk meningkatkan standar keamanan adalah sistem peringatan. "Yang diminta adalah enhance yang lebih". Masalahnya, kata Emir, “Aturan penerbangan di Indonesia tidak meminta jenis itu.” Meski begitu, Garuda memastikan mereka sudah menggunakan alat yang dimaksud itu sejak lama.
Alat tersebut berguna untuk mengetahui ketinggian jelajah pesawat atau altitude. "Dari 49 pesawat, hanya 3 yang belum dilakukan," ungkapnya. "Akhir April kelar semua kerjaan."
Hal lain yang dilakukan Garuda untuk mempersiapkan diri dalam persaingan menerbangi Eropa adalah dengan menambah armada mereka. Untuk itu Garuda memesan 50 pesawat Boeing jenis 737-800 dan 10 pesawat 777-300 ER.
Emir menjelaskan, kedatangan pesawat-pesawat baru itu diperkirakan bisa terealisasi tahun depan. "Ini akan bertahap, 737-800 dan 777-300 akan datang tahun 2010," ujarnya. Dianing Sari
INDEKS BERITA LAINNYA :
|