Rupiah Stabil terhadap Dollar AS

Jum'at, 18 April 2008 | 09:02 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kalangan pasar memperkirakan nilai tukar Rupiah pada akhir pekan ini akan tetap stabil di kisaran Rp 9.175-9.210 per dollar AS. Angka ini tidak jauh beda dengan hari-hari perdagangan sebelumnya karena sama kuatnya faktor positif dan negatif yang mempengaruhi nilai tukar.

"Faktor positif berupa kenaikan indeks harga saham di pasar modal dan faktor negatif berupa kenaikan harga minyak mentah internasional kelihatannya sama-sama kuat, jadi rupiah bisa terus stabil," ujar analis pasar uang Farial Anwar pada Tempo, Jumat (18/4), di Jakarta.

Kondisi global dimana berita laju inflasi di berbagai negara dan dampak subprime mortgage di Amerika Serikat, menurut dia, sudah tidak lagi menjadi berita baru bagi kalangan investor. "Pasar sudah bosan dan terbiasa dengan krisis global, jadi tidak ada reaksi baru lagi," tuturnya.

Ia menilai kurs rupiah saat ini cukup baik karena tidak terlalu bergerak mengikuti setiap sentimen yang ada di pasar. "Tindakan Bank Indonesia yang mempertahankan nilai tukar agar tidak terlalu volatile ini perlu diapresiasi," katanya.

Farial memprediksi kestabilan nilai tukar ini masih akan terjaga hingga pekan depan. Pasalnya, belum akan ada berita besar yang ditunggu pasar selama itu.

"BI Rate sudah diumumkan beberapa waktu lalu, sedangkan The Fed (suku bunga patokan AS) masih agak lama akan diumumkan," kata dia.


RR ARIYANI






Komentar Anda

Kirim