Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bukopin dan Mega Beri Pinjaman Baru Untuk PLN
Jum'at, 18 April 2008 | 19:29 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Bank Bukopin dan Bank Mega akan memberi pinjaman kepada PT PLN (persero) untuk pembiayaan pembangunan sejumlah proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Pinjaman ini untuk pembiayaan lanjutan program percepatan pembangunan proyek PLTU berkapasitas 10 ribu megawatt (MW).

Direktur Utama PLN, Fahmi Mochtar, mengatakan ada 12 PLTU yang akan memanfaatkan pinjaman itu. Bank Bukopin akan mengucurkan pinjaman Rp 2,645 triliun dan Bank Mega Rp 4,7 triliun. “Sehingga total pinjaman kedua bank itu sebesar Rp 7,34 triliun,” ujarnya usai menandatangani perjanjian pinjaman sindikasi dengan lima bank di Jakarta, Jumat (17/4),

Bank Bukopin memberi pinjaman untuk proyek pembangunan PLTU 630 MW Pacitan senilai Rp 1,045 triliun dan PLTU 945 MW Teluk Naga Rp 1,6 triliun. Sedangkan pinjaman dari Bank Mega dialokasikan untuk proyek pembangunan satu PLTU di Jawa dan sembilan PLTU di luar Jawa. Di Jawa, pinjaman dipakai untuk pembanguan PLTU 945 MW Pelabuhan Ratu sebesar Rp 1,8 triliun.

Sedangkan di luar Jawa akan memanfaatkan dana pinjaman sekitar Rp 1,1 triliun. Dana ini akan dialokasikan untuk proyek pembangunan PLTU 400 MW Sumatera Utara, PLTU 120 MW di Kalimantan Tengah, PLTU 50 MW di Nusa Tenggara Barat, Gorontalo, dan Sulawesi Utara, dan PLTU 14 MW di Riau dan Nusa Tenggara Timur.

Dengan adanya pinjaman ini, kata Fahmi, diharapkan pasokan listrik akan terpenuhi pada pertengahan 2009. Namun saat ini PLN masih memerlukan pinjaman luar negeri senilai US$ 2 miliar untuk pendanaan proyek listrik 10 ribu MW.

Ezther Lastania | Amirullah


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Listrik Padam, PLN Bogor Bungkam
Listrik Padam 11 Jam di Bogor Selatan
Cina Bangun PLTN Kedua di Fujian
Listrik Ilegal Di Jakarta Masih Marak
Listrik Konsumen Kelas Menengah Naik
Travo Induk Meledak, Bogor Padam Tiga Jam
Direksi PLN Dilantik
Fahmi Mochtar Calon Kuat Direktur Utama PLN
Dikaji, Kapal Asing Angkut Batu Bara
Pemadaman Listrik Mulai Diterapkan di Bali
> selengkapnya...

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
PT PLN (Persero)

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk121593 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Wakil Presiden Tutup Raimuna IX
God Save the Queen di Silverstone
Pemerintah Banyuwangi Alokasikan Biaya Berobat Keluarga Miskin
Mayoritas SD Negeri di Kabupaten Malang Belum Bersertifikat
Panwas Protes KPU Jawa Timur

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data