Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Harga Minyak Mentah Tembus US $ 117
Sabtu, 19 April 2008 | 10:07 WIB

TEMPO Interaktif, New York:Harga minyak dunia mencapai rekor tertinggi pada angka US $ 117 per barrel. Seperti yang dikutip dari AFP, Sabtu (19/4), lonjakan tinggi harga minyak terjadi akibat ketakutan pasar akibat adanya isu sabotase kilang minyak di Nigeria, produsen minyak terbesar di Afrika yang dikelola Shell. Serangan itu, dikatakan, dilancarkan oleh militan Nigeria yang menjanjikan serangan-serangan lanjutan.

Sebelumnya, harga minyak dunia sempat turun setelah pernah menyentuh angka US $ 115 per barrel. Harga minyak mentah sedikit turun setelah menembus rekor US $ 115 per barrel dengan penguatan nilai tukar Dolar AS terhadap Euro.

Namun, hari ini terjadi lonjakan harga yang cukup besar. Harga minyak mentah untuk pengantaran Mei dalam perdagangan elektronik di Bursa New York, melonjak US $ 1,83 menjadi US $ 116,69 per barrel. Sedangkan minyak jenis brent untuk pengantaran Juni menjadi US$ 114,22 per barel di Bursa Berjangka London.

Juru bicara Shell di Nigeria dan Belanda tidak dapat mengkonfirmasi kebenaran serangan militan Nigeria akibat jauhnya area yang diklaim akan diserang. Dalam pernyataan tertulisnya, militan Nigeria menargetkan akan menyerangkan kilang minyak yang dekat dengan terminal ekspor Bonny, yang memiliki kapasitas penyimpanan mencapai 7 juta barrel minyak mentah.

Di Indonesia, pemerintah masih menyatakan tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani memilik pendapat yang sama, bahwa pemerintah tidak akan langsung bereaksi setiap terjadi lonjakan harga minyak internasional. Pemerintah baru akan melakukan penyesuaian sekitar bulan Mei atau Juni.Ezther Lastania / AFP

Dari Arsip Majalah TEMPO
Harga Minyak, Bukan Sekadar Asumsi APBN | 11 April 2005
Jika Anggaran Tersedak Minyak  | 08 Desember 1998
Bisnis Sepekan | 10 Januari 2005
Dihantui Minyak dan Badai | 15 November 2004
Bisnis Sepekan | 18 Oktober 2004
Misteri Voucer Saddam Hussein | 18 Oktober 2004
Formula di Belakang Nol Koma | 18 Oktober 2004
Bisnis Sepekan | 11 Oktober 2004
Anggaran Masih Aman  | 07 Juni 2004
Mengandangkan Pertamina ke Kebon Sirih  | 07 Juni 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Harga Minyak Tembus US$ 115
Harga Minyak Dekati US$ 112 per Barel
Harga Minyak Diperdagangkan US$ 112 per Barel
Menteri BUMN Panggil Direksi Pertamina Pekan Depan
Harga Minyak Merangkak Naik
Krisis Minyak dan Pangan, Yudhoyono Surati PBB
Harga BBM Melambung, Indonesia Dipastikan Tak akan Kolaps
Pemerintah Pertahankan Asumsi Harga Minyak US$ 85
Minyak Berhenti Catat Rekor Harga Tertinggi
Harga Minyak Mentah Dekati US$ 105 per Barel
> selengkapnya...

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk121599 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pensiunan Gugat PT Telkom Indonesia Rp 56 Miliar
Kejaksaan Periksa Perusahaan Terkait Alat Tes Flu Burung
Penahanan dan Penggeledahan PT Pos Mendesak
Korban Taksi Maut di Jalan Tol Bertambah
Jamaah Haji Beresiko Tinggi Alami Gangguan Kesehatan Dapat Kartu Kendali

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data