|
Pemerintah Harus Naikkan Harga Premium
Minggu, 20 April 2008 | 12:16 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance Indonesia (Indef) Ahmad Erani Yustika menilai pemerintah perlu menaikkan harga premium untuk mengurangi selisih harga dengan Pertamax. Alasannya, selisih harga itu menyebabkan pengguna pertamax beralih ke premium dan bisa memberatkan anggaran negara.
"Sasaran subsidi premium tidak tepat sasaran karena hanya dinikmati masayarakat menengah ke atas," kata Ahmad kepada Tempo melalui sambungan telepon di Jakarta, Minggu (20/4).
Terkait dengan pernyataan Presiden Yudhoyono yang tidak akan menaikkan harga BBM kendati harga minyak dunia terus naik, Ahmad menjelaskan pemerintah harus realistis mengantisipasi lonjakan harga minyak.
Artinya perhitungan yang dipakai harus perhitungan ekonomi dan bukan politik. Pernyataan itu, kata dia, menyandera pemerintah dalam mengambil keputusan untuk mengantisipasi gejolak eksternal yang terjadi.
Eko Nopiansyah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|