Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Presiden Minta Penjualan Krakatau Steel Diteliti
Minggu, 20 April 2008 | 19:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono minta agar tawaran Lakhsmi Mittal untuk membeli sebagian saham PT Krakatau Steel diteliti, dipelajari, dan dirumuskan. Lakhsmi Mittal adalah Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Arcelomittal, produsen baja terbesar dunia.

"Nanti (setelah dirumuskan) akan dikembalikan ke beliau (presiden)," kata Menteri Perindustrian Fahmi Idris di Jakarta Minggu (20/4). Namun, kata Fahmi, Mittal tidak akan membeli saham Krakatau Steel lebih dari 40 persen. "Kalau lebih dari itu namanya bukan BUMN lagi," kata Fahmi.

Pemerintah juga telah menekankan bahwa Mittal tidak akan menjadi pemegang saham mayoritas. "Krakatau Steel tetap menjadi milik Indonesia," kata Fahmi. Apalagi persoalan yang dihadapi Krakatau Steel saat ini bukan terletak pada modal.

Masalahnya, kata Fahmi, Krakatau Steel tidak dapat meningkatkan produktifitas, efisiensi, penguasaan pasar, dan memenuhi kebutuhan pasar. Selama 30 tahun, Krakatau Steel hanya memproduksi 2,5 juta ton baja. Padahal kebutuhan baja di dalam negeri sekitar 6-7 juta ton per tahun. Karena itu Krakatau Steel membutuhkan investor untuk menjadi mitra strategis.

Fanny Febiana


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Industri Hilir Kurangi Penyerapan Baja
Krakatau Steel Jajaki Aliansi Dengan Perusahaan Baja Dunia
BlueScope Steel Investasi US$ 101 Juta

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk121639 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data