Paskah: Pertamina Tidak Tegas Batasi BBM Subsidi
Selasa, 22 April 2008 | 13:41 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:askah : Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Paskah Suzetta menilai Pertamina tidak tegas melakukan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi terhadap. Kelangkaan Pertamax di pasaran menjadi salah satu penyebab pengalihan konsumsi dari pertamax ke premium.
"Selama ini korporate tidak bisa tegas untuk membatasi konsumsi premium untuk kendaraan mewah," kata Paskah, usai rapat kabinet terbatas, di Kantor Presiden, Senin (21/4).
Seharusnya pertamina sudah mulai mengefisensikan dan membatasi premium subsidi itu kepada pasar. Selain tidak melakukan pembatasan terhadap konsumsi BBM bersubsidi, BBM jenis pertamax justru langka di sejumlah tempat. Padahal di lokasi tersebut, seharusnya pertamax tersedia karena tingginya angka pengguna mobil mewah. Akibatnya, konsumsi BBM bersubsidi justru melonjak. "Kita harus lihatlah, pengawasannya. Harusnya mereka dari sekarang mulai mengefisenkan," tegasnya.
Sampai Maret 2008, konsumsi premium sudah mencapai 4,58 juta kiloliter, lebih tinggi dari ketetapan BBM subsidi yang sebesar 4,24 juta kiloliter selama tiga bulan. Dalam satu tahun, APBN-P menetapkan BBM bersubsidi sebanyak 16,976 juta kiloliter.
Ninin Damayanti




Komentar Anda :