|
Krakatau Bangun Proyek Baja Terintegrasi
Selasa, 22 April 2008 | 19:34 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Krakatau Steel (Persero) siap membangun pabrik baja terintegrasi. Pabrik baja terintegrasi segera terealisasi setelah perusahaan mendapat kepastian pasokan bahan baku lewat kerja sama pengolahan bijih besi dengan PT Aneka Tambang Tbk di Kalimantan selatan. "Industri besi baja terintegrasi antara hulu dan hilir berpotensi memiliki kapasitas hingga 1 juta ton," kata Direktur Utama Krakatau Steel, Fazwar Bujang, setelah penandatangan kerja sama dengan Aneka Tambang, Selasa (22/4).
Pada tahap awal pengolahan bijih besi dibangun dengan kapasitas 315 ribu ton per tahun. Investasi awal pengolahan bijih besi membutuhkan dana US$ 60 juta dengan pendanaan 65 persen dari pinjaman PT Bank Mandiri Tbk. "Sisanya dari dana patungan ke dua perusahaan," jelas Fazwar. Komposisi kepemilikan saham Krakatau sebesar 66 persen dan sisanya Antam.
Pembangunan perusahaan patungan yang diberi nama PT Meratus Jaya Iron & Steel dimulai November 2008 dan diperkirakan beroperasi tahun 2010. "Ini merupakan proyek besi baja pertama di Indonesia," tutur Fazwar. Selama ini bijih besi belum dikembangkan menjadi bahan baku baja karena kandungan besi dibawah 50 persen, sementara standar internasional diatas 70 persen.
YULIAWATI | SORTA TOBING
INDEKS BERITA LAINNYA :
|