BUMN Alokasikan Dana Rp 5 Triliun untuk Industri Gula

Kamis, 24 April 2008 | 16:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah menyediakan dana sebesar Rp 5 triliun untuk pengembangan industri gula dan bioetanol.

Pembangunan pabrik gula tersebut tersebar di empat wilayah, yaitu Nusa Tenggara Timur, Banyuwangi, Garut dan Sulawesi Selatan. Sebesar Rp 1,7 triliun digunakan untuk pembangunan pabrik tebu di Nusa Tenggara Timur yang dikelola oleh PTPN XI, PTPN X dan swasta.

Dengan penambahan pabrik gula dan bioetanol tersebut diharapkan pada tahun ini akan ada tambahan produksi gula sebesar 1 juta ton per tahun dan etanol 400.000 kilo liter per tahun.

Ketua Tim Nasional Pengembangan Bahan Bakar Nabati (BBN), Al Hilal Hamdi mengatakan hingga Desember 2007, lahan tebu di Indonesia mencapai 400 ribu hektare yang dikelola oleh swasta dan pemerintah. Ia bahkan menargetkan pada 2010, lahan tebu di Indonesia akan mencapai 698 ribu hektare.

Menurut Hilal, Indonesia memiliki potensi yang cukup besar untuk pengembangan bioetanol. “Saat ini sudah banyak industri bioetanol yang mau berinvetasi," katanya. Tahun ini total investasi asing mencapai angka US$ 10 miliar, sedangkan dari dalam negeri yang diprakarsai BUMN dana investasinya mencapai lebih dari Rp 5 triliun rupiah.

Fanny Febyanti






Komentar Anda

Kirim