|
Laba Bersih BII Naik 72 Persen
Kamis, 24 April 2008 | 19:30 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Bank Internasional Indonesia Tbk. (BII) membukukan kenaikan laba bersih Rp 198 miliar pada kuartal pertama 2008. Angka ini naik 72 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Presiden Direktur BII Henry Ho mengatakan kenaikan laba didorong pertumbuhan pendapatan bunga bersih 15 persen menjadi Rp 715 miliar. Selain itu, pendapatan operasional bruto juga tumbuh 10 persen menjadi Rp 348 miliar.
Menurut Henry, pertumbuhan pendapatan bunga bersih menunjukkan komposisi pendanaan berbiaya murah dalam bentuk giro dan tabungan yang meningkat 47 persen dari total simpanan nasabah. Sebelumnya, komposisi dana murah adalah 41 persen. "Simpanan dalam bentuk giro naik 29 persen, sedangkan tabungan naik 12 persen," kata Henry.
BII juga berfokus memperbaiki komposisi aset dengan mengurangi ketergantungan pada obligasi dan surat berharga. Caranya dengan meningkatkan keuntungan dari kredit.
Hingga kuartal pertama tahun ini, jumlah kredit yang disalurkan BII naik menjadi Rp 34,2 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu, Rp 26,5 triliun. Selain itu, Henry menegaskan BII terus mengamati perkembangan pasar global karena ketidakpastian yang berkelanjutan dalam pasar uang dunia serta tekanan persaingan yang kuat. Selain itu, ketatnya spread kredit, tekanan inflasi yang didorong kenaikan harga pangan dan minyak, juga bisa berdampak pada keseluruhan kinerja ekonomi dan industri perbankan di Indonesia. "Meskipun inflasi terus meningkat sejak akhir 2007, biaya-biaya tetap dapat dikendalikan," kata Henry.
Eko Nopiansyah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|