|
Kalla Resmikan Pabrik Baru Semen Tonasa
Sabtu, 26 April 2008 | 13:24 WIB
TEMPO Interaktif, Makassar:Wakil Presiden Jusuf Kalla meresmikan pabrik baru PT Semen Tonasa dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batu bara di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
"Ini menandakan kegiatan ekonomi, terutama pembanguan infrastruktur, terus tumbuh dibanding sepuluh tahun silam," kata Kalla saat peresmian kedua pabrik tersebut di halaman kantor Pabrik Semen Tonasa, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu (26/4).
Acara ini juga dihadiri Menteri Pertanian Anton Apriyantono, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Aksa Mahmud, dan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo.
Menurut Kalla, pertumbuhan ekonomi saat ini yang sudah mencapai enam persen mendorong aktivitas pembangunan sektor infrastruktur. "Ini langkah maju, setelah beberapa tahun kita tidak melakukan pendirian pabrik semen baru," ujar Kalla.
Pabrik Unit V Pangkep Sulsel ini merupakan salah satu proyek pembangunan dua pabrik baru PT Semen Tonasa yang sudah direncanakan pada Desember 2007. Total investasinya senilai 670 juta dolar AS.
Menurut Direktur Utama PT Semen Tonasa Sattar Taba, kedua pabrik semen akan didirikan di Jawa dan Sulawesi dengan kapasitas produksi 2 X 2,5 juta ton per tahun. Di Jawa pembangunan ditargetkan mulai 2008 hingga 2012. "Di Sulawesi, yaitu di Pangkep, ditargetkan selesai lebih awal yaitu 2011," kata dia.
Dengan pembangunan dua pabrik tersebut, maka kapasitas produksi pabrik yang mayoritas sahamnya dikuasai PT Semen Gresik itu bisa mencapai enam juta ton per tahun. "Saat ini permintaan sangat tinggi, sehingga perlu perluasan dan peningkatan produksi pabrik," kata dia.
Guna menunjang pasokan energi, menurut Sattar, akan dibangun Pembangkit Listrik di tiga provinsi, yakni Sumatera Barat, Sulsel dan Jawa Timur dengan total investasi 573 juta dolar AS dengan kapasitas listrik yang dihasilkan 410 megawatt.
Pembangkit listrik tersebut akan dibangun di Tuban-Jawa Timur dengan kapasitas 2 X 65 MW, Indarung-Sumatera Barat kapasitas 3 X 35 MW, Biringere-Sulawesi Selatan kapasitas 3 X 35 MW dan Jawa dengan kapasitas 2 X 35 MW.
Anton Aprianto
INDEKS BERITA LAINNYA :
|