Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Peningkatan Produksi Pangan Ditentukan Lembaga Penelitian
Sabtu, 26 April 2008 | 14:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan peningkatan produksi pangan harus didukung oleh penguatan lembaga penelitian. Departemen Pertanian juga diminta meningkatkan kapasitas dan kemampuan lembaga penelitian pertanian.

"Peningkatan produksi harus kuat dulu lembaga penelitian, saya tidak ingin lembaga penelitian pangan jadi museum," kata Kalla saat meninjau percontohan penanaman jagung hibrida jenis Lamuru dan Sukmaraga di Balai Penelitian Tanaman Serealia Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (26/4).

Lembaga penelitian, kata Kalla, jangan selalu bangga pada masa lalu. Lembaga ini harus berperan ke depan mengembangkan produksi di tengah peluang kebutuhan internasional yang terus meningkat dan harga yang tinggi.

"Lembaga penelitian harus tingkatkan kualitasnya. Kita tidak akan kelaparan jika lembaga ini berkembang," kata Kalla. Pemerintah daerah dan universitas juga diminta mendukung upaya ini.

Kalla menyempatkan diri meninjau cara mengawinkan dua bibit unggul jagung, yaitu Lamuru dan Sukmaraga. Dia pun memutari areal lembaga peneliian dan melihat petak penanaman padi hibrida. "Ini juga, areal persawahan di luar Jawa ini tak seperti di Jawa, di sini tidak tertata," kata Kalla.

Sampai hal kecil pun Kalla memperhatikan, seperti beberapa ruang penelitian yang kotor. "Bagaimana mau meneliti, lihat debunya," kata Kalla sambil menunjukkan jarinya yang ditempeli debu setelah memegang salah satu meja di ruangan yang kotor.

Anton Aprianto

Dari Arsip Majalah TEMPO
Bisnis Sepekan | 14 Pebruari 2005
Ketidakadilan Lagi bagi Petani  | 08 Desember 1998
Pupuk Mencekik, Gabah Dicekik  | 08 Desember 1998
Risiko Sepiring Frankenfood | 17 Januari 2005
Terbang Lebah ke Timur Tengah | 10 Januari 2005
Yang Cocok, Varietas WL 2265  | 03 November 1998
Dari Gunung Berapi untuk Lahan Gambut  | 30 Maret 1999
Mari Kembali ke Alam  | 05 Januari 1999
Bisnis Sepekan | 25 Oktober 2004
Padi Fatmawati  | 14 Juni 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Badan Usaha Milik Desa Gorontalo Ekspor Jagung ke Malaysia
Presiden Undang Petani Makan Siang
Purwakarta Targetkan Produksi Padi Naik 11 Persen
Jateng Siapkan Perda Lahan Pertanian Abadi
Jusuf Kalla Minta Bantul Produksi Padi 10 Ton per Hektare
Tata Niaga Kayu Manis Bakal Dipangkas
Bibit Bawang Merah Melangit
Kepala Dinas Pertanian Buru Dituntut Dua Tahun
Tanaman Rekayasa Genetik Belum Dikomersilkan
Perkebunan Akan Disiapkan Menjadi Lahan Tanaman Pangan
> selengkapnya...

Referensi

PP RI No. 14 Tahun 2004 Tentang Syariat dan Tata Cara Pengalihan Perlindungan Varietas Tanaman dan Penggunaan Varietas Yang Di Lindungi Oleh Pemerintah
PP RI No. 13 Tahun 2004 Tentang Penanaman, Pendapatan dan Penggunaan Varietas Asal Untuk Pembuatan Varietas Turunan Esensial
PP RI No.1 Thn.1980 Tentang Ketentuan Penanaman Papaver, Koka, Dan Ganja
> selengkapnya...

Website

Departemen Pertanian

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122044 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Wakil Presiden Tutup Raimuna IX
God Save the Queen di Silverstone
Pemerintah Banyuwangi Alokasikan Biaya Berobat Keluarga Miskin
Mayoritas SD Negeri di Kabupaten Malang Belum Bersertifikat
Panwas Protes KPU Jawa Timur

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data