Pusat Mebel Indonesia Dibuka di Shanghai

Minggu, 27 April 2008 | 18:29 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Indonesia akan membuka pusat bisnis mebel dan barang kerajinan dengan label Indonesia Street di Shanghai, Cina, pada Mei mendatang. Pusat bisnis seluas 3.000 meter persegi itu diharapkan dapat menggenjot target ekspor mebel tahun ini sebesar US$ 60 juta.

Ketua Umum Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (ASPINDO) Ambar Tjahjono mengatakan, Indonesian Street akan diresmikan pada 22 Mei mendatang. "Persiapannya sudah lengkap dan sudah enam kontainer barang kerajinan dikirim ke sana sebagai persiapan pembukaan," ujarnya, Minggu (27/4).

Indonesian Street, kata Ambar, dirancang untuk memperkenalkan mebel dan barang kerajinan Indonesia yang berkualitas tinggi di tiap unit galeri. Selain mebel dan kerajinan, pusat bisnis yang rencananya akan dibuka oleh Menteri Perdagangan ini juga menjual makanan khas Indonesia.

Pasar Cina sangat potensial untuk memasarkan mebel dan barang kerajinan Indonesia. Pada pameran mebel internasional di Shenzen Maret lalu, kata Ambar, produk mebel dan kerajinan Indonesia senilai US$ 500 ribu habis terjual.

ARTI EKAWATI

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :