Pemerintah Undang Investor Beli Sukuk
Senin, 28 April 2008 | 17:53 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah mengundang investor membeli produk terbaru pembiayaan negara Surat Berharga Syariah Negara (Sukuk). Direktur SBSN Departemen Keuangan Dahlan Siamat mengatakan pemerintah sudah bersiap menerbitkan Sukuk.
"Rabu (30/4) depan, kami akan membuat investor gethering," kata Dahlan kepada Tempo, di Departemen Keuangan. Semua lembaga keuangan bank dan nonbank, kata Dahlan, diundang dalam forum tersebut.
Meskipun sasaran utama pemerintah adalah calon investor Sukuk dari Timur Tengah, Dahlan mengungkapkan, pemerintah hanya mengundang investor domestik. "Yang diundang baru investor domestik, yang dari luar termasuk investor Timur Tengah belum," kata dia.
Di forum itu, ungkapnya, Menteri Keuangan akan menyampaikan tentang strategi pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2008 termasuk pembiayaan yang bersumber dari Sukuk. "Bisa disebut ini forum untuk book building," kata Dahlan.
Pemerintah, kata dia, tidak berharap banyak akan memperoleh pembiayaan lebih murah dari obligasi negara yang lain. Menurutnya, pemerintah akan menjual Sukuk sesuai dengan benchmark pasar obligasi. "Kami ikuti pasar saja. Kan tidak bisa kami menetapkan harga di bawah pasar," kata dia.
Untuk tahap awal, pemerintah akan menjual Sukuk kepada investor institusi dalam bentuk ijarah yang mirip-mirip leasing atau sistem lease back. "Sukuk retail dan Sukuk valas belum diterbitkan dulu," ujarnya. Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan aset senilai Rp 18,8 triliun sebagai underlying penerbitan Sukuk tahun ini.
AGUS SUPRIYANTO





