|
Isu Krisis Pangan Dominasi Pertemuan Tahunan ADB
Sabtu, 03 Mei 2008 | 09:17 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Lonjakan harga komoditas pangan bakal mendominasi topik pembicaraan dalam pertemuan tahunan Bank Pembangunan Asia (ADB) di Madrid, Spanyol.
Pertemuan pada 3-6 Mei itu akan dihadiri menteri keuangan Jepang, China, Korea Selatan, dan negara-negara Asia Tenggara.
Bank Pembangunan Asia memperkirakan inflasi di kawasan Asia akan mencapai titik tertinggi selama satu dekade pada tahun ini. Pemicunya, antara lain, harga minyak mentah dunia yang naik sekitar 85 persen dan harga beras yang naik lebih dari 100 persen.
Selain beras, harga komoditas pangan seperti jagung, gandum, dan kedelai juga mencapai rekor kenaikan tertinggi pada tahun ini.
Kenaikan harga ini menyebabkan defisit anggaran, karena pemerintah masing-masing negara harus mensubsidi harga energi dan pangan bagi rakyatnya.
"Masalah inflasi masih akan jadi perhatian global," kata analis dari Sumitomo Mitsui Banking Corp., Tetsuo Yoshikoshi, seperti dikutip Bloomberg.
Menurut Yoshikoshi, negara-negara Asia harus bekerja sama untuk mengurangi dampak inflasi, terutama dalam pengendalian harga beras.
Tahun ini, ADB akan mencairkan pinjaman sekitar US$ 10 miliar, sedikit di bawah pinjaman tahun lalu US$ 10,1 miliar. Direktur Manajemen ADB, Rajat Nag, mengatakan pinjaman itu bakal dikeluarkan dalam bentuk obligasi.
Arti Ekawati
INDEKS BERITA LAINNYA :
|