|
Pemerintah Diminta Segera Naikkan BBM
Senin, 05 Mei 2008 | 14:29 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ekonom Indef Avilliani menilai pemerintah harus segera menaikan harga BBM mengingat beban subsidi yang semakin membengkak. Menurutnya, paling lambat Juni ini pemerintah harus mengeluarkan keputusan.
"Bulan ini harus sudah diumumkan," katanya menjawab pertanyaan Tempo saat ditemui di Kantor Bappenas, Senin (05/04).
Avilliani menilai kenaikan harga BBM, suka atau tidak suka, memang harus diambil pemerintah. Alasannya, beban subsidi sudah terlalu besar. Subsidi diperkirakan bisa mencapai Rp 200 triliun bahkan lebih. "Jadi, kenaikan sampai 30 persen, its ok lah," katanya.
Kemudian langkah pembatasan juga harus segera dilakukan. Avilliani menilai konsumsi masyarakat terhadap BBM bersubsidi telah melebihi target pemerintah. Premium menurutnya harus segera dibatasi dengan hanya disalurkan ke kendaraan umum dan minyak tanah disalurkan dengan sistem distribusi tertutup.
Keputusan naiknya harga BBM, menurutnya, juga akan memberikan kepastian bagi masyarakat dan dunia usaha. Menunda kenaikan melewati Juni menurutnya akan mengurangi kepercayaan investor terhadap pemerintah. "Pemerintah akan dilihat tidak memiliki kemampuan bayar SUN, ini berbahaya bagi pasar," katanya.
Gunanto E S / Ezther Lastania
INDEKS BERITA LAINNYA :
|