|
Antisipasi kenaikan harga BBM
Pembagian Beras untuk Rakyat Miskin Diusulkan Selama Setahun
Rabu, 07 Mei 2008 | 14:43 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Pertanian mengusulkan pembagian jatah beras untuk rakyat miskin (raskin) diperpanjang dari 10 bulan menjadi 12 bulan. Upaya itu sebagai langkah antisipasi kerawanan sosial akibat rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). "Kami akan berbicara dengan Bulog, bagaimana perhitungannya dan apa saja yang akan ditambah," Kata Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (P2HP) Djoko Said Damardjati, di Jakarta Rabu (7/5), di Jakarta.
Mengenai besaran tambahan subsidi untuk raskin, Djoko menyatakan belum mengetahui dengan pasti. "Semuanya masih sedang dibicarakan, belum ada angka pastinya," ujar dia.
Pada 2008 pemerintah mengalokasikan anggaran dari APBN sebesar Rp 6,3 triliun pengadaan program beras untuk 19,1 juta rakyat miskin di seluruh Indonesia. Sementara jumlah beras yang dialokasikan untuk program ini yaitu sebanyak 191 ribu ton per bulan selama 10 bulan dengan harga Rp 1.600 per kilogramnya. Setiap keluarga menerima 15 kilogram raskin per bulannya.
ARTI
INDEKS BERITA LAINNYA :
|