Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Lima Investor Danai Proyek Internet via Kabel Listrik
Jum'at, 09 Mei 2008 | 01:02 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Icon+, anak perusahaan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), meminang lima investor lokal untuk mendanai proyek internet lewat kabel listrik atau BPL (Broadband Over Powerline). "Nama-namanya tak bisa kami sebutkan dulu," kata Sekretaris Korporat Icon+ Didi Ali Achmadi kepada Tempo di Jakarta kemarin.

Ia pun enggan membeberkan isi kerjasama dan pembiayaan proyek ini dengan alasan masih dalam proses. Tapi, dalam penyediaan layanan internet, Icon+ tak menggandeng perusahaan manapun. "Karena Icon+ sudah mempunyai lisensi."

Didi menjelaskan, uji coba BPL sudah berhasil dilakukan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan beberapa daerah lain. Di sisi lain Icon+ terbentuk soal dana untuk pengembangan BPL lebih luas. Itu sebabnya, Icon+ bekerja sama dengan lima investor lokal tadi. Kelima investor tadi sudah melakukan uji coba layanan. Sekarang, Icon+ mempersiapkan layanan, billing, dan operations support system.

Icon+ menargetkan dapat merampungkan proyek ini pada akhir 2008. Selanjutnya, Icon+ membentuk unit bisnis ritel untuk memasarkan layanannya.

Teknologi internet lewat kabel listrik bagi Icon+, menurut dia, bukan hal baru. Sebelumnya Icon+ sudah mengenalkan penggunaan kabel listrik sebagai media komunikasi data atau PLC (Power Line Communication). Karena perkembangan teknologi, Icon+ menerapkan teknologi BPL yang memakai frekuensi lebih tinggi dan beribu kali lipat besarnya.

"Bandwith yang kami tawarkan jauh lebih besar, bisa sampai 200 mbps (megabita per detik),” ucapnya. Teknologi BPL disalurkan kepada penggunanya dengan menggunakan gardu ditribusi yang juga digunakan jaringan fiber optik di Jawa dan Bali yang telah dikembangkan sebelumnya. “Kami baru bisa mengembangkan secara maksimal di Jawa dan Bali."

Icon+ menyasar pengguna fixed line di rumah tangga atau gedung perkantoran. Untuk sementara layanan disediakan untuk perumahan dan kantor PLN. Icon+ juga berencana menyediakan layanan video konten bekerjasama dengan penyedia konten.

Ig. Widi Nugroho


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122763 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Senayan Tolak Kenaikan BBM
SBY Diminta Evaluasi Kinerja Menteri ESDM
Jenazah Sophan Sophiaan Tiba Di Rumah Duka
Jenazah Sophan Tiba Di Bandara Soekarno Hatta
DKI Sisir Kawasan Radio Dalam

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data