Pertamina Impor 21 Ribu Ton LPG
Senin, 12 Mei 2008 | 19:46 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
PT Pertamina (Persero) mengimpor gas cair (LPG) sebanyak 21 ribu ton untuk mengamankan suplai gas selama kilang Balongan berhenti berproduksi. Penghentian produksi yang diperkirakan selama 18 hari ini terkait dengan adanya perbaikan akibat adanya titik panas pada reaktor di kilang itu.
“Dengan adanya impor ini, pasokan sudah tidak ada masalah lagi,” kata Direktur Utama Pertamina Ari Soemarnodi di Jakarta, Senin (12/5). Pengehentian produksi kilang Balongan dilakukan setelah adanya evaluasi bahwa hal itu lebih baik dilakukan sekarang. “Karena produk-produk yang dihasilkan dari kilang itu bisa didapatkan di pasar saat ini, juga dari kilang-kilang lain,” ujarnya.
Menurut Direktur Pengelolaan Pertamina, Rukmini, impor itu dihitung dari produksi LPG kilang balongan sebesar 1.200 ton per hari. “Sehingga kalau perbaikan butuh waktu 18 hari, maka impor kami adalah 21 ribu ton,” kata Rukmini.
WAHYUDIN FAHMI




Komentar Anda :