Konsumsi Semen Naik 28 Persen

Selasa, 13 Mei 2008 | 20:19 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Penjualan semen selama April 2008 naik 28 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Kenaikan konsumsi semen ini di luar dugaan mengingat minyak mentah yang terus melaju melewati US$ 120 per barel.

Menurut data yang dikumpulkan Asosiasi Semen Indonesia (ASI), penjualan semen selama April 2008 sebanyak 3,077 juta ton, sedangkan pada April 2007 sebanyak 2,4 juta ton. Adapun penjualan semen selama Januari-April 2008 tercatat 11,8 juta atau tumbuh 19 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang tercatat 9,9 juta ton. "Kenaikan penjualan ini melebihi perkiraan, mengingat harga minyak mentah yang terus melambung," kata Ketua Umum ASI, Urip Trimuryono kepada Tempo, Selasa (13/5).

Sebelumnya, penjualan semen selama Januari-Maret juga mengalami kenaikan 17 persen dibandingkan priode yang sama tahun lalu. Selama tiga bulan pertama penjualan semen sebanyak 8,76 juta ton. Pada hal periode yang sama tahun lalu sebesar 7,51 juta ton.

Menurut Urip, penjualan semen didorong sektor swasta daripada pemerintah. "Proyek infrastruktur pemerintah banyak yang belum terealisir," tuturnya. Pertumbuhan penjualan Luar Jawa sebanyak 30 persen sementara di Pulau Jawa hanya 14 persen.

ASI memperkirakan para produsen akan menaikan harga jual semen setelah kenaikan harga bahan bakar subsidi sebesar 30 persen pada akhir bulan ini. Kenaikan bahan bakar akan mendorong kenaikan biaya tranportasi dan lainnya. "Kenaikan akan bertahap, kami belum menghitung berapa jumlahnya."kata Urip.

Peningkatan biaya transportasi, kata Urip, akan ditanggung agen yang membeli semen pada produsen. Kalangan produsen menanggung biaya seperti kenaikan bahan baku maupun kenaikan beban transportasi para pekerja. "Apabila tren penjualan terus meningkat, maka mudah buat kami membuat penyesuaian," ujarnya.

Kenaikan konsumsi semen, sama dengan penjualan kendaraan. kedua produk diperkirakan menurun seiring kenaikan harga minyak mentah dan rencana kenaikan bahan bakar. Penjualan motor beroda dua dari Januari-April 2008 mengalami peningkatan 44,7 persen atau 1, 96 juta unit dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 1,36 juta unit.

YULIAWATI






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: