close

Kalla Kritik Industri Kelapa Sawit

Rabu, 21 Mei 2008 | 16:11 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Wakil Presiden, Jusuf Kalla, minta para pengusaha kelapa sawit agar tidak terus menerus mengutamakan ekspor minyak sawit, tapi juga memperhatikan kebutuhan minyak goreng di dalam negeri. Sebab konsumen dalam negeri saat ini menjerit karena harga minyak goreng terus naik akibat minimnya pasokan dalam negeri.

Pemerintah, kata Kalla, memberikan penghargaan yang tinggi bagi kalangan industri kelapa sawit yang mampu mendongkrak ekspor minyak sawit atau crude palm oil (CPO) dan menciptakan lapangan kerja yag luas. “Tapi kesejahteraan rakyat juga penting untuk diperhatikan,” kata Kalla saat membuka World Palm Oil Summit and Exhibition di Jakarta Rabu (21/5).

Fenomena saat ini, kata Kalla, kelapa sawit atau produknya tidak hanya digunakan oleh industri makanan tapi juga bahan bio diesel. Karena itu perlu ada pengaturan ekspor yang jauh lebih baik untuk memasok kebutuhan dalam negeri. Peningkatan produktivitas tanpa memperluas areal melalui teknologi juga menjadi tuntutan utama saat ini.

Anton Aprianto

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda [1] :

  • Pemilu dan lingkungan

    Momentum pemilu merupakan saat yang tepat untuk memilih pemimpin yang peduli lingkungan. Apakah LSM di indonesia siap mengadakan acara debat-demokaris dengan para capres berkaitan dengan isu-isu lingkungan: sawit dan gambut, sawit dan pengentasan kemiskinan,pembalakan liar, pembangunan pertanian yang berkelanjutan, pembangunan perikanan yang berkelanjutan, sumber air dsb.Tujuannya untuk mengetahui komitmen masing-masing capres, karena jadi pemimpin tidak hanya persoalan kursi dan jabatan.

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan