close

Investasi Properti Booming Pada 2009

Rabu, 04 Juni 2008 | 00:20 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pengamat properti Panangian Simanungkalit memprediksi investasi properti akan kembali booming pada 2009. Sebab pada
tahun itu kondisi ekonomi Indonesia akan lebih baik, apalagi Dewan Pengurus Pusat Real Estate Indonesia (REI) mempercepat rancangan kepemilikan properti asing.

Kondisi perekonomian tahun depan, kata dia, akan sama seperti pada 2004. Kala itu pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3 persen dengan tingkat inflasi turun menjadi 6 persen. "Tahun depan tahun yang bagus karena inflasi bisa turun menjadi 6 persen," kata Panangian dalam peluncuran Tower The Tiffany Kemang Village, di Jakarta, Selasa (3/6).

Dia menyarankan, konsumen sebaiknya membeli investasi tahun ini. Sebab pengembang tak bisa mengambil untung besar seiring naiknya harga bahan bangunan akibat imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan minyak mentah dunia. "Konsumen untung," kata dia.

Menurut Panangian, pasar properti yang belum tergarap secara optimal yakni di kelas premium yang memiliki potensi Rp 5 triliun per tahun. Pertumbuhan kelas itu bisa mencapai 20-30 persen. "Dalam 25 tahun terakhir suplainya hanya 3 ribu unit," ujarnya. Akibatnya, lanjut dia, peminat kelas premium memilih membeli properti di Singapura. Menurut dia, jumlah belanja properti warga Indonesia di negeri Singa itu mencapai Rp 10 triliun per tahun. Rieka Rahardian

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan