Harga Minyak Mentah Menurun
Kamis, 05 Juni 2008 | 08:10 WIB
TEMPO Interaktif, New York:Harga minyak dunia menurun seiring menguatnya mata uang Amerika di pasar dan reaksi investor yang terus menggenjot bahan bakar minyak di Amerika serikat. Harga minyak di New York kemarin turun US$ 2,01 menjadi 122,3 US$ per barel. Di London harga minyak untuk kontrak Juli turun US$ 2,48 dolar menjadi US$ 122,1.
Direktur Utama US Federal Reserve Ben Beraneken mengatakan harga minyak akan tetap tinggi. Dunia perekonomian tengah menghadapi "keterkejutan harga minyak yang serius."
Harga minyak menurun setelah pemerintah AS mengatakan premium amerika meningkat menjadi 2,9 juta barel di akhir Mei. Kodisi ini memukul ekspetasi pasar yang telah mencadangkan hanya 825 ribu barel dan memperlambat permintaan energy dunia di tengah harga premium yang melambung.
Harga minyak telah berkurang sebanyak US$ 13 sejak mencatat harga tertinggi US$ 135 dolar per barel pada 22 Maret. Meskipun turun, harga minyak tetap bertahan di atas 100 dollar sejak awal 2008 dan dikhawatirkan tingginya harga dapat mengurangi permintaan energi global.
Bahkan India dan Malaysia telah menaikkan harga bahan bakar minyaknya. India menaikkan harga premium sebesar 5 rupee per liter dan 3 rupee per liter untuk solar, meskipun harga itu belum memberikan kompensasi yang cukup atas tingginya harga minyak dunia dan kebutuhan domestik India.
Malaysia juga telah mengumumkan kenaikan BBM sebesar 40 persen karena tak sanggup menanggung subsidi BBM.
Fanny febyanti/AFP




Komentar Anda :