close

Apersi Revisi Target Pembangunan Rumah Sederhana Sehat

Kamis, 05 Juni 2008 | 15:00 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Asosiasi Pengembang dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) akan merevisi target pembangunan Rumah Sederhana Sehat (RSH) menyusul kenaikan harga bahan bangunan akibat imbas fluktuasi harga minyak dunia.

Ketua Umum Apersi Fuad Zakaria mengatakan revisi target ini akan dihitung pada akhir pekan. "Akhir minggu ini mau dihitung," ujarnya di sela-sela penandatanganan nota kesepahaman dengan PT Bank Rakyat Indonesia, Kamis (5/6).

Selain kenaikan harga minyak, lanjut dia, revisi target juga disebabkan belum terbitnya peraturan menteri keuangan yang membebaskan pajak pertambahan nilai untuk RSH harga baru, Rp 55 juta. "Rumah tidak bisa dijual, otomatis ini mengurangi target," katanya.

Tahun lalu Apersi menargetkan pembangunan 75 ribu unit RSH dan terealisasi sekitar 50 ribu unit. Menurut Fuad, tahun ini Apersi menargetkan pembangunan 100 ribu unit RSH. Namun dia pesimistis target itu akan tercapai tahun ini. Sebab hingga bulan kelima pengembang belum bisa menjual dengan harga baru dan terpengaruh kenaikan harga BBM. "Kalau bisa sama dengan tahun lalu, sudah Alhamdulillah," ucapnya. RIEKA RAHADIANA

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan