ST Telemedia Singapura Lepas Indosat
Sabtu, 07 Juni 2008 | 18:57 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Perusahaan telekomunikasi Timur Tengah, Qatar Telecom mengakuisisi saham PT Indosat Tbk lewat pembelian 40.8 persen saham Asia Mobile Holding Pte. Ltd (AMH) di Indosat. Qatar membeli dengan harga Sing $ 2,4 miliar atau US$ 1,8 miliar atau Rp 16,2 triliun (dengan kurs Rp 9 ribu) .
Sebelumnya, pada Januar 2008, Qtel membeli 25 persen saham AHM dari ST Telemedia senilai US$ 635 juta. "Kami sangat senang dengan penambahan saham di Indosat," kata Kepala Group Qtel, Sheikh Abdullah Al Thani, di Singapura dalam rilis yang diterima Tempo Newsroom Sabtu sore ini (7/6).
ST Telemedia membeli Indosat pada 2002 sebanyak 41,94% dengan nilai Rp 5,62 triliun. Dengan melepas saham ini ST Telemedia tak lagi memiliki keterlibatan dengan Indosat. Pada 9 Mei lalu, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menguatkan keputusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bahwa kelompok usaha Temasek bersalah atas kasus monopoli kepemilikan silang industri telekomunikasi.
Untuk diminta komentarnya mengenai penjualan saham STT ini, juru bicara Indosat Adita Irawati, tak bisa dihubungi.
Pada 31 Maret 2008, Grup Qtel memperoleh penjualan US$ 1 miliar dan pertumbuhan 144 persen dibanding periode sama tahun lalu sebesar US$ 410 juta. Qtel memiliki pelanggan dari 9,1 juta pada Maret 2007 menjadi 16,8 juta pada Maret 2008.
Menurut Deputy Chaiman Qtel, Sheikh Mohammed Al Thani mengatakan Indosat merepresentasikan investasi yang penting untuk Qtel Grup. "Kami akan berinvestasi signifikan untuk mendukung pertumbuhan dan membantu pencapaian potensial Indosat."
CEO Qtel, Nasser Marafih, menyebutkan investasi ini sebagai bentuk kemajuan logis dari pertumbuhan strategi Qtel dan membantu Qtel memperluas kepentingannya di Indonesia yang menjadi negara ke empat terbesar di dunia, "Kami percaya Indonesia memiliki pertumbuhan pasar telekomunikasi yang tinggi dan Indosat sangat siap bersaing dalam pasar itu,"
Presiden dan CEO ST Telemedia, Lee Theng Kiat mengatakan Qtel sebagai perusahaan telekomunikasi global dengan manajemen yang kuat dan visi yang jelas. "Qatar Telecom dapat membawa Indosat ke posisi lebih tinggi."
Transasksi ini dinilai tak akan mempengaruhi bentuk kerjasama STT dan Qtel lewat AMH. AMH tetap memiliki Starhub Ltd, perusahaan komunikasi ternesar ke dua di Singapura dan Shenington Investment Pte. Ltd yang perusahaan indusk yang memiliki aset di Kamboja dan Lao PDR.
Yuliawati/Tempo Newsroom






Komentar Anda :