Inflasi Tahun Ini Mengkhawatirkan

Sabtu, 21 Juni 2008 | 17:10 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
CEO LIPPO Group, James T Riyadi, menilai kenaikan harga minyak dan inflasi pangan telah mendorong kenaikan harga semua jenis barang, sehingga menyebabkan tekanan inflasi yang tinggi.

“Inflasi yang terus meningkat telah menjadi ancaman stabilitas ekonomi," kata James dalam seminar ekonomi 'Antisipasi Krisis Global bagi Indonesia' yang diselenggarakan Reformed Center for Religion and Society di Gedung Dhanapala, Sabtu (21/06).

Pengusaha, kata James, mulai khawatir karena inflasi meningkat juga akan diikuti peningkatan suku bunga yang berdampak terhadap dunia usaha. Harga minyak yang terus naik juga berdampak pada peningkatan beban subsidi pemerintah.

Selain itu, arus perdagangan juga masih kurang lancar. Kenaikan inflasi yang disertai penurunan pertumbuhan ekonomi merupakan dua pukulan sekaligus bagi perekonomian Indonesia. "Kenaikan harga dan pertumbuhan ekonomi melambat".

Situasi saat ini, kata James, mirip situasi di Amerika Serikat pada 1970an yang masuk dalam jebakan infalsi yang tinggi yang memakan waktu 10 tahun. "Kami juga khawatir saat ini Indonesia masuk dalam jebakan inflasi jangka panjang," kata James.

Gunanto E. S

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :