Investor Jepang Ancam Keluar Indonesia
Jum'at, 04 Juli 2008 | 19:34 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Dampak krisis listrik berimbas kepada kegiatan investasi di Tanah Air. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Mohamad S. Hidayat mengaku, telah menerima surat keluhahan Jakarta Japan Club tentang kerugian bisnisnya akibat krisis listrik. "Kami sudah menerima surat itu pada 3 Juli," katanya, Jumat (4/7).
Hidayat mengaku menerima surat yang sama dari Duta Besar Jepang untuk Indonesia. "Mereka mengharapkan agar dilakukan perbaikan untuk mendukung kegiatan investasi," katanya. Dia menjanjikan akan memfasilitasi masalah tersebut dengan pemerintah. "Ini tak bisa dibiarkan saja, investasi itu sangat berharga."
Sedangkan Ketua Asosiasi Industri Perlampuan dan Listrik Indonesia John Manoppo mengungkapkan, sekitar 400 perusahaan Jepang di Indonesia mengalami kerugian Rp 48 miliar akibat krisis listrik. "Mereka bilang, lebih baik memilih Cina yang pasokan listriknya lancar dan infrastruktur bagus," ujaranya kemarin.
YULIAWATI




Komentar Anda :