Muatan Hiburan Sokong Pita Lebar

Rabu, 09 Juli 2008 | 21:16 WIB

TEMPO Interaktif, Singapura: Pelanggan internet berkecepatan tinggi di Asia Pasifik sampai akhir 2008 diperkirakan tumbuh 31,5 persen dari 2007 menjadi 171 juta pelanggan. Pertumbuhan ini dipicu meluasnya pemakaian video-on-demand, games online, video content sharing, dan jaringan pertemanan seperti You Tube dan Facebook.

Konsultan riset bisnis Frost & Sullivan mencatat, total pendapatan dari layanan internet pita lebar di 13 negara-negara Asia Pasifik pada tahun lalu mencapai US$ 28,1 miliar. "Pada akhir 2013 diproyeksi sebesar US$ 42 miliar, dengan pertumbuhan rata-rata tahunan 7,1 persen," kata analisis senior Frost & Sullivan Yong Lih Khoo kemarin.

Khoo menambahkan, penetrasi pita lebar di tingkat rumah tangga pada enam negara Asia Pasifik berada di atas 50 persen. Mereka adalah Korea Selatan (90,8 persen), Hong Kong (83,8 persen), Taiwan (76,8 persen), Singapura (73,1 persen), dan Australia (63,2 persen) dan Jepang (57,8 persen).

Sedangkan tujuh negara lainnya mempunyai penetrasi kurang dari 50 persen. "India dan Indonesia masih berada di posisi terbawah dengan penetrasi masing-masing 1,4 persen dan 0,57 persen," kata Khoo.

Khoo menilai, peralihan besar-besaran dari layanan telepon tetap ke telepon bergerak membuat peran layanan pita lebar menjadi sangat penting. Operator telepon tetap giat memberi potongan harga, mendorong pelanggan berpindah ke pita lebar, menambah muatan lokal, serta menciptakan layanan inovatif seperti televisi berbasis protokol internet.

Operator juga terlihat aktif memadukan berbagai teknologi pendukung akses pita lebar. Misalnya, FTTH (fibre-to-the-home), FTTN (fibre-to-the-node), FTTB (fibre-to-the-building), DSL (digital subscriber line), bahkan teknologi nirkabel WiMAX.

AFP | EFRI RITONGA






Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: