close

Indeks Saham masih Berpotensi Menguat

Kamis, 24 Juli 2008 | 08:02 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpotensi menguat seiring penurunan harga minyak dunia hingga menyentuh level US$ 127 per barel. Turunnya harga minyak memberikan sentimen positif ke sektor perbankan, properti dan semen.

"Meski begitu, penurunan harga minyak berpengaruh sebaliknya terhadap pasar komoditas sehingga harganya ikut tertekan," analis Optima Securities, Ikhsan Binarto, kepada Tempo, Kamis (24/7).

Ia memperkirakan indeks berpotensi menguat di kisaran level 2.200-2.240 dengan pilihan saham berkode BBCA, ELTY, SMCB, KIJA dan UNTR. "Peluang indeks kembali menguat semakin besar apabila harga minyak semakin turun," ujar Ikhsan.

Selama dua hari pada akhir pekan lalu, indeks berhasil menutup penurunan tajamnya dengan menguat 13 poin ke posisi 2.225. Pada penutupan perdagangan saham hari Rabu (23/7), IHSG tercatat naik 13,090 poin (0,59 persen) menjadi 2.225,844. Transaksi saham yang tercatat sebanyak 75.162 kali, dengan volume 3,360 miliar unit saham senilai Rp 4,53 triliun.

Wahyudin Fahmi/Tempo Newsroom

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan