close

Indeks Diperkirakan Terus Melaju

Jum'at, 25 Juli 2008 | 08:37 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melaju seiring harga minyak yang turun. Meski begitu, indeks dibayangi penurunan mengikuti pergerakan bursa regional yang turun dipicu data pasar perumahan yang rendah.

"Turunnya harga minyak tetap menjadi sentimen positif buat sektor perbankan dan properti dalam negeri," kata analis Optima Securities, Ikhsan Binarto, Jakarta (25/7). Selain itu, penurunan harga minyak di bawah level US$ 125 per barel belum diikuti oleh penurunan komoditas batu bara, yang berarti tetap membuat saham-saham dari sektor ini tetap menarik.

Ikhsan memproyeksikan indeks akan berada direntang 2.210-2.280 dengan rekomendasi saham : UNSP, PTBA, BBCA, ELTY, dan SMCB. Sebelumnya pada penutupan perdagangan hari Kamis (26/7) indeks naik 31,210 poin atau naik 1,4 persen menjadi di level 2.257,054.

Namun, seperti dilaporkan Bloomberg, beberapa saham di bursa Amerika jatuh seiring dengan laporan kerugian akibat kredit macet perumahan. Indeks Standard & Poor's 500 sejak 26 Juni lalu teroangkas 29,65 poin atau 2,3 persen ke level 1.252,54. Indeks Dow Jones turun 283,1 poin atau 2,4 persen ke 11.349. Begitu juga dengan indeks Nasdaq yang turun 45,77 poin atau 2 persen ke 2.280.

yuliawati

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan