40 Juta Orang Belum Tersentuh Layanan Kredit Mikro
Senin, 28 Juli 2008 | 12:53 WIB
TEMPO Interaktif, Nusa Dua:Saat ini di Indonesia terdapat 50 ribu Lembaga Keuangan Mikrokredit (LKM). Tetapi masih ada 40 juta orang yang belum memiliki akses apapun terhadap lembaga itu.
Menurut Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, kondisi
geografis serta kurangnya infrastruktur di daerah
pedesaan menjadi penghambat utama kurangnya akses tersebut. “Pemerintah kami sangat serius menangani masalah ini,” kata Presiden Yudhoyono saat membuka “The Asia Pacific Regional Microcredit Summit” di Nusa Dua, Bali, Senin (28/7). Pertemuan itu dihadiri oleh 700 peserta dari 60 negara.
Presiden menilai, LKM umumnya mengalami kekurangan
modal serta kemampuan teknis untuk menyalurkan dananya.
“Mereka gagal untuk tumbuh dan hanya menyediakan layanan dasar perbankan,” jelasnya.
Kebanyakan dana yang disalurkan tidak dapat
dikumpulkan kembali untuk didistribusikan ulang dan
mendorong pegembangan usaha kecil. Namun dengan kondisi itu, pemerintah menilai LKM tetap akan memainkan peran penting dalam kebijakan ekonomi yang menekankan pertumbuhan dengan pemerataan.
Karena itu tahun ini pemerintah akan mengucurkan 14 triliun untuk program Kredit Usaha Kecil. Tahun lalu, kredit itu sudah menjangkau 900 ribu usaha kecil.
Rofiqi Hasan
Topik :






Komentar Anda :