close

Kualitas Laporan Keuangan Daerah Makin Buruk

Kamis, 21 Agustus 2008 | 21:19 WIB

TEMPO Interaktif, Bandung:
Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Anwar Nasution, menilai kualitas laporan keuangan daerah semakin buruk. Indikasinya makin banyak laporan keuangan yang mendapat opini wajar dengan pengecualian dan tidak wajar. Pada tahun lalu, hanya tiga daerah yang laporan keuangannya mendapat opini wajar tanpa pengecualian, yaitu Kota Surabaya, Kabupaten Pontianak, dan Kabupaten Sambas.

Untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan ini, BPK mengkampanyekan agar auditor membuat management representative letter yang memuat pernyataan auditor tentang tidak adanya kecurangan material dalam laroan keuangan. Daerah juga diminta membuat rencana aksi untuk membenahi sistem pembukuan keuangan mengikuti standar pemerintahan.

Soal yang terakhir ini, kata Anwar, terkendala minimnya tenaga ahli yang tahu pembukuan di daerah. ”Sumber daya manusianya tidak ada, tanyalah ke daerah itu apakah ada tenaga D3 di situ, akuntan apalagi,” kata Anwar di Bandung Kamis (21/8).

ahmad fikri | rana akbari fitriawan

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan