51 Industri Besar Kurangi Konsumsi Listrik
Jum'at, 29 Agustus 2008 | 21:13 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
51 industri besar yang beroperasi 24 jam selama tujuh hari seminggu sepakat mengurangi konsumsi listrik sebesar 20 persen dari pemakaian normal pada saat beban puncak 18.00 – 21.00 WIB. Pengurangan konsumsi ini dapat menurunkan beban tegangan listrik PT PLN (persero) sebesar 120 megawatt pada saat beban puncak.
Direktur Jawa-Bali PLN, Murtaqi Syamsuddin, mengatakan mayoritas industri besar itu berada di Jawa Barat dan Banten. Namun Murtaqi belum bersedia menyebutkan nama-namanya.
“Tapi yang jelas sudah ada industri besar di Banten dan Cirebon yang setiap hari telah mengurangi konsumsi listrik pada saat beban puncak,” ujarnya di Jakarta hari ini.
Karena itu, kata dia, PLN optimistis dapat mengupayakan tidak ada pemadaman bergilir pada saat bulan puasa, lebaran, dan akhir tahun jika tidak ada kerusakan, terutama pada pembangkit PLN. Terlebih saat ini telah ada penurunan beban tegangan PLN pada saat beban puncak karena kalangan industri juga telah melakukan pergeseran hari kerja.
Dari pergeseran hari kerja industri itu, beban daya lisrik pada beban puncak telah berkurang sekitar 180 megawatt. Selain itu, pengusaha dari sektor bisnis, yaitu mal, hotel, dan perkantoran juga telah sepakat menggunakan genset selama tiga jam dalam sepekan pada saat beban puncak.
AGUNG SEDAYU




Komentar Anda :