close

Harga Minyak Sentuh US$ 107

Jum'at, 05 September 2008 | 09:57 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman Oktober, di New York Mercantile Exchange, merosot US$1,46 ditutup pada US$107,89per barrel. Posisi ini merupakan yang terendah dalam lima bulan terakhir ini. Harga minyak mentah yang telah mencapai rekor tertinggi US$147,27pada 11 Juli di New York telah melorot US$40 dalam kurun waktu kurang dari dua bulan.

Harga light sweet sempat naik sesi awal perdagangan, namun meemah seiring melemahnya Euro terhadap dolar AS setelah Bank Sentral Eropa (ECB) memangkas proyeksi pertumbuhan untuk 2008 dan 2009.Banyak analis memperkirakan harga minyak mentah akan terus turun karena melemahnya permintaan di tengah melambatnya ekonomi global.

Seperti diketahui, Presiden Bank Sentral Eropa Jean-Claude Trichet memberikan pengumuman tentang proyeksi inflasi dan pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut. Trichet menyebut, inflasi diprediksi meningkat menjadi 3,5 persen pada 2008 dan baru turun menjadi 2,6 persen pada 2009. Sementara pertumbuhan ekonomi direvisi dari 1,8 persen menjadi 1,4 persen untuk 2008. Bahkan pada 2009 diprediksi menjadi 1,2 persen.

Arif Arianto

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda [1] :

  • Typhos

    Aduh mas redaktur, kok ada salah ketik di aliena kedua. Melemah ditulis "meemah", lagi hang karena puasa ya?

    :-)

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan