Mentan Akan Tegur Badan Pengawasan Benih Daerah
Senin, 08 September 2008 | 14:56 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Pertanian Anton Apriyantono menyatakan akan menegur pihak Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Provinsi Jawa Tengah karena lalai membiarkan penanaman padi Super Toy HL-2 secara meluas.
Menurut Anton, sebagai varietas uji coba yang tidak bersertifikasi luasan tanam uji cobanya melebihi ketentuan. Seharusnya, luasannya tidak melebihi 10 hektare. "Memang sudah terlalu luas, yang di Purworejo itu memang sudah kasus," kata Anton Sebelum mengikuti Rapat Terbatas Soal Pertanian dan Pupuk di Kantor Presiden Senin (8/9).
Soal muncunya Super Toy di Madiun, ujar Anton, sebenarnya wajar. Sebagai varietas uji coba ditanam di beberapa wilayah itu tidak masalah. Namun permasalahannya, kata dia, luasannya terbatas. "Nah ini sepertinya lolos dari pengawasan."
Menurut Anton, setiap percobaan harus di bawah suvervisi Departemen Pertanian terlebih bagi varietas yang masih uji coba dan belum mendapatkan sertivikasi. "Uji coba itu kan untuk mengetahui varietas itu unggul atau tidak, syaratnya terbatas dan tidak komersial," kata dia.
Anton tetap meminta pihak perusahaan, PT Sarana Harapan Indopangan bertanggungjawab dan menganti semua kerugian yang diderita para petani yang dirugikan Super Toy. Anton Aprianto
Topik :
- Lho..!
BPSB Jawa Tengah ditegur karena membiarkan Super Toy beredar. Bagaimana to Pak Menteri, kan bapak ikut rame2 potong padi ketika panen pertama di Purworejo. Apakah jika hasil panen ternyata bagus gak ditegor? atau ditegaor karena ternyata hasilnya jeblok..??
-- Tani utun, Jakarta, 08/09/2008 16:10:54 wib




Komentar Anda (1) :