Surplus Neraca Jepang Bulan Juli Turun 17,3 Persen

Rabu, 10 September 2008 | 08:29 WIB

TEMPO Interaktif, Tokyo: Surplus neraca berjalan Jepang bulan Juli jatuh 17,3 persen dibandingkan tahun lalu di saat nilai impor naik karena harga energi yang meningkat.

Surplus neraca berada pada posisi 1,53 triliun yen (US$ 14,29 miliar), menurut data Kementerian Keuangan Jepang hari ini.

Surplus perdagangan jatuh 69,8 persen ke 232,2 miliar yen, saat nilai impor naik 18,9 persen ke rekor tertinggi 7,06 triliun yen, sementara ekspor menurun 8,7 persen ke 7,29 triliun yen.

Naiknya harga bahan bakar melambungkan keseluruhan nilai impor bulan itu.

Nilai impor minyak mentah naik 69,2 persen ke 733,8 miliar yen, nilai impor batu bara naik lebih dari dua kali lipat ke 174 miliar yen, dan nilai impor gas alam cair naik 59,3 persen ke 155 miliar yen.

Harga-harga barang perdagangan umum di Jepang juga naik karena kenaikan harga bahan mentah dan bahan bakar, yang menimbulkan kekhawatiran inflasi sementara perekonomian domestik tetap lemah.

AFP/Erwin Z

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :