Bank Jepang Injeksikan 1,5 Triliun Yen ke Pasar

Selasa, 16 September 2008 | 08:50 WIB

TEMPO Interaktif, Tokyo: Bank Jepang hari ini menginjeksikan 1,5 triliun yen (Rp 131,45 triliun) ke pasar uang sebagai langkah untuk membendung kekacauan di pasar setelah ambruknya bank investasi AS Lehman Brothers.

Bank sentral mengatakan di situs webnya bahwa mereka menginjeksikan jumlah itu ke pasar di awal bisnis Selasa.

Gubernur Bank Jepang Masaaki Shirakawa sebelumnya berjanji akan menyiapkan dana besar ke pasar uang setelah pasar uang jatuh di seluruh duia.

"Bank Jepang akan terus memonitor situasi saat ini yang melingkupi institusi keuangan AS dan pengaruh-pengaruhnya, dan akan terus berusaha untuk menjamin penyelesaian dana yang lancar dan menjaga stabilitas di pasar keuangan melalui tindakan-tindakan seperti operasi pasar uang yang sesuai," ujarnya.

Harga saham Jepang jatuh 4,5 persen di awal perdagangan hari ini. Kemarin pasar ditutup karena libur umum.

Kekacauan pasar keuangan muncul sebelum dewan kebijakan Bank Jepang memulai pertemuan.

Bank sentral sangat diharapkan untuk menahan tingkat suku bunganya 0,5 persen, yang merupakan terendah di antara negara maju, terkait kekhawatiran perekonomian terbesar kedua itu mengalami resesi.

Terakhir kali bank sentral menaikkan suku bunga pada Februari 2007.

AFP/Erwin

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :