Wall Street Pekan Ini Belum Menentu

Senin, 06 Oktober 2008 | 06:40 WIB

TEMPO Interaktif, New York: Perdagangan saham Amerika Serikat diperkirakan masih akan bergerak tak menentu pekan ini. Meskipun dana 700 miliar dolar AS dipastikan siap digelontorkan ke perbankan untuk menyelamatkan pasar kredit, namun beberapa kalangan masih meragukan efektifitas upaya pemerintah tersebut.

"Kenyatakaannya adalah bahwa memerlukan waktu beberapa bulan bagi pasar kredit untuk bisa kembali mencair, dan pasar saham akan menunggu dengan panik karena cepatnya perekomian memburuk," kata Direktur Riset Ritel D.A. Davidson & Co, Fred Dickson, seperti dikutip Reuters semalam.

Sebelumnya, pada akhir pekan lalu Kongres Amerika Serikat akhirnya menyetujui rencana pemerintahan Bush untuk menyuntik dana talangan ke perbankan senilai 700 miliar dolar AS. Paket ini memungkinkan pemerintah AS membeli aset-aset hipotek milik bank-bank Amerika yang bermasalah menyusul krisis kredit. Teorinya, paket ini akan membebaskan beban pasar kredit dan mendorong perdagangan global berputar kembali.

Tanda-tanda pasar belum bisa menerima sepenuhnya rencana pemerintah AS tersebut sudah mulai tampak sejak pekan lalu. Setelah Presiden Bush meneken Undang-Undang Penyelamatan Ekonomi melalui penyediaan dana talangan tersebut, Wall Street malah merosot.

Pada perdagangan Jumat (3/10/2008), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup merosot 156,51 poin ke level 10.326,34. Nasdaq juga melemah 29,33 poin ke posisi 1.947,39. Sedangkan S&P 500 turun 14,85 poin ke level 1.099,43.

Agoeng Wijaya, Reuters

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :