BI Relakan Indover

Rabu, 08 Oktober 2008 | 12:31 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Bank Indonesia (BI) merelakan anak usahanya  Indonesische Overzeese Bank NV (Bank Indover) dibekukan karena tidak bisa melakukan penambahan dana. Kemarin, bank sentral Belanda menyatakan pengadilan Belanda membekukan operasional Indover Bank yang berkedudukan di Amsterdam karena kesulitan likuiditas.

Deputi Gubernur Senior BI Miranda Swaray Goeltom mengatakan  penyelesaian permasalahan Indover ditangani  kurator yang ditunjuk bank sentral Belanda.  Bank Indonesia sebagai pemegang saham akan sepenuhnya mengikuti peraturan dan hukum yang berlaku di Belanda. "Kalau Indover dilikuidasi, Estimasi kerugiannya belum bisa disebutkan," kata dia hari ini. 

Dia menjelaskan bahwa pembekuan operasional dilakukan setelah Indover  mengalami kesulitan likuiditas akibat penurunan secara drastis money market line  akibat gejolak pasar keuangan global yang turut melanda kawasan Eropa.

Kesulitan likuiditas yang dialami Indover Bank, lanjut dia, tidak dapat diselesaikan dalam jangka pendek mengingat ketidakpastian yang tinggi atas berlangsungnya keketatan likuiditas di pasar uang global sehingga meningkatkan counterparty risk  di pasar uang antar bank secara global.
 
Eko Nopiansyah

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :