10 Lembaga PBB Terjun ke Belu
Rabu, 08 Oktober 2008 | 13:29 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bekerja sama dengan sepuluh lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa menyelenggarakan program peningkatan pembangunan di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.
Total anggaran program yang diteken hari ini di kantor Bappenas itu sebesar US$ 5.493.384, namun kegiatan yang sudah didanai US$ 1.775.523. "Semuanya dari hibah," kata Deputi Bidang Pendanaan Luar Negeri Bappenas Lukita Dinarsyah Tuwo usai penandatanganan.
Program akan dilaksanakan bersama-sama, meliputi pengentasan kemiskinan, air bersih dan sanitasi, pendidikan dasar, peningkatan kesehatan ibu anak, pencegahan krisis, dan peningkatan tata pemerintahan. Pelaksanaan tahap pertama sampai tahun 2010.
Adapun kesepuluh lembaga PBB itu adalah UNDP, FAO, ILO, UNESCO, UNFPA, UNICEF, UNINDO, UNV, WFP, dan WHO. Lukita mengatakan program bersama semacam ini akan dijadikan contoh program-program lainnya. "Lebih efektif, efisien, dan menghindari tumpang-tindih," ujarnya.
Belu dipilih kali ini, kata Kepala Bappenas Paskah Suzetta, karena pembangunan di kabupaten itu masih tertinggal dibanding daerah lain. Angka kemiskinan masih di atas 60 persen, jauh dari rata-rata nasional 16-17 persen.
Gubernur NTT Frans Lebu Raya menambahkan, kondisi kabupaten-kabupaten lain di NTT sebenarnya hampir sama dengan Belu. Hanya, Belu berbatasan langsung dengan Timor Leste. "Jadi sekalian membangun daerah perbatasan," katanya.
Harun Mahbub
Topik :




Komentar Anda :