Indonesia Tak Bisa Hindari Krisis

Jum'at, 10 Oktober 2008 | 19:16 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Indonesia sebagai bagian dari perekonomian dunia tidak bisa menghindari datangnya krisis finansial. Pasalnya pergerakan investasi mengalir ke seluruh dunia.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Swaray Goeltom mengatakan, perekonomian Indonesia sangat mungkin terkena dampak krisis keuangan global. "Yang bisa dilakukan sekarang adalah meminimalkan dampak krisis terhadap perekonomian Indonesia," kata Miranda di Gedung Bank Indonesia Jakarta, Jumat (10/10).

Negara terdekat Indonesia, seperti Singapura, sudah terjebak perangkap resesi atau berada pada kondisi perekonomian yang tidak mengalami pertumbuhan. Pertumbuhan ekonomi Singapura terus menurun selama dua kuartal. Singapura pun menurunkan target pertumbuhannya menjadi 3 persen pada 2008.

Bank sentral Singapura melonggarkan kebijakan moneter dengan menggunakan instrumen moneter untuk mengendalikan mata uang ketimbang melalui penurunan suku bunga.

Miranda mengemukakan, BI sebagai otoritas moneter terus memantau perkembangan setiap waktu dan mencari cara yang tepat untuk mengurangi tekanan krisis.

Eko Nopiansyah

Komentar Anda (1) :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
  • Consurcium pelaku bisness dalam negeri segera tangani pemerintah

    jgn tergantung pada invertor asing....ingat kita sudah di jajah bukan bentuk perang tetapi bentuk perdagangan.

    -- Moh.salim,se, Surabaya, 11/10/2008 11:02:49 wib

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :