Indonesia Belum Siap Impor Daging Brasil
Sabtu, 11 Oktober 2008 | 16:51 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sekretaris Indonesia Veteriner Watch Tjiptardjo menilai, Indonesia belum siap untuk menjalankan kebijakan impor daging dari Brasil. Alasannya sarana dan prasarananya belum memadai.
Menurut Tjiptardjo, saat ini pemerintah sedang melakukan sosialisasi terkait rencana kebijakan mengimpor daging sapi berdasarkan zona, khususnya dari Brasil.
Saat ini mereka sedang melakukan analisi risiko impor terhadap importasi daging sapi beku tanpa tulang. Dari hasil analisa itu diperoleh estimasi risiko dari zona bebas tanpa vaksinasi adalah amat sangat rendah (extremly low) dan zona bebas dengan vaksinasi yakni sangat rendah (very low).
"Kerawanannya justru dari kesiapan Indonesia. Istilahnya untuk impor ini belum cukup umur," ujar Tjiptardjo usai mengikuti rapat dengan Tim Independen Analisis Resiko.
Tjiptardjo mengacu pada poin 7 ringkasan eksekutif tim untuk persyaratan impor sapi ini. Dalam poin ini jika pemerintah akan mengimpor daging sapi Brasil ada beberapa hal yang harus di perhatikan.
Hal-hal itu antara lain, sistem kesehatan hewan yang masih lemah dan tidak ada garis komando yang jelas untuk pencegahan dan pemberantasan penyakit.
Selain itu, tidak ada dana tanggap darurat jika terjadi wabah penyakit mulut dan kuku. Juga belum adanya kemampuan mendeteksi virus dan laboratorium diagnostik untuk pendeteksian itu.
"Selama belum ada dan tersedia syarat itu, ya, jangan bilang impor," ujar Tjiptardjo.
Dian Yuliastuti
Topik :




Komentar Anda :