Presiden Silaturahmi dengan Pengusaha Tionghoa
Minggu, 12 Oktober 2008 | 20:29 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta :Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima sekitar 400 pengusaha Tionghoa di kediamannya di Cikeas, Minggu (12/10).
Presiden meminta pengusaha menggenjot sektor riil dalam negeri untuk mencegah imbas krisis global. Namun acara tersebut berlangsung tertutup bagi wartawan.
Saat dikonfirmasi, Juru Bicara Andi Mallarangeng mengatakan pertemuan itu adalah silahturahim Presiden dengan para pengusaha tionghoa dalam rangka bulan syawal.
"Ini kan masih suasana lebaran," kata dia saat dihubungi, Minggu (12/10) malam.
Ia mengatakan acara silahturahmi ini adalah kelanjutan acara peringatan hari kelahiran Nabi Kongcu yang digelar oleh Majelis Tinggi Agama Konghucu (Matakin) di stadion persikabo Bogor.
Dalam pertemuan itu, kata dia, presiden memberikan kesempatan kepada pengusaha untuk berdialog mengenai krisis ekonomi.
Andi mengatakan, para pengusaha memberikan apresiasi atas langkah dan kebijakan pemerintah. Pengusaha yakin krisis saat ini tidak sama dengan krisis tahun 1998 lalu. "Mereka memperjelas pidato presiden, bahwa kondisi keuangan kita sudah jauh lebih kuat," katanya.
Usai mendengarkan aspirasi pengusaha, lanjut Andi, Presiden sempat memberikan arahan. Presiden Yudhoyono meminta dunia usaha tetap berproduksi dan menjalankan kegiatan masing-masing di tengah situasi keuangan global yang sedang mengalami resesi. "Karena kita menginginkan ekonomi kita terlindungi," katanya
Andi menambahkan, Presiden meminta pengusaha untuk mengintensifkan sektor riil serta mengutamakan produk dalam negeri. "Maka kita bisa menjadi kuat dalam di tingkat lokal," katanya.
Ninin Damayanti
Topik :




Komentar Anda :