Kekeringan Likuiditas Ancam Penjualan Otomotif
Selasa, 14 Oktober 2008 | 15:22 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pengusaha otomotif memperkirakan penjualan di sektor otomotif tahun depan bakal melorot karena seretnya dana pinjaman dari perbankan, terkait kasus keuangan global.
Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor, Johnny Darmawan, memperkirakan penjualan mobil nasional tahun depan pada kisaran 500 ribu hingga 550 ribu unit. “Tahun depan jangan berharap terlalu tinggi,” kata Johnny di Hotel Gran Melia, Jakarta, seusai acara peluncuran mobil Toyota, hari ini.
Tahun ini saja, penjualan mobil nasional diperkirakan turun pada angka 580 ribu unit, dari proyeksi sekitar 600 ribu unit. Saat ini, total penjualan mobil nasional telah mencapai angka sekitar 460 ribu unit. “Tahun ini saya tak yakin penjualan bisa sampai 600 ribu unit, mungkin hanya 580 ribu unit,” kata Johnny.
Otomotif, menurut Johnny, merupakan barang sekunder. Pada masa krisis keuangan, orang cenderung mengutamakan kebutuhan primernya. Namun, dia menambahkan, itu juga dipengaruhi faktor kemudahan dana pinjaman.
Sementara itu, untuk penjualan mobil Toyota, perusahaannya akan berusaha menjaga pangsa pasar sekitar 34 persen. Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor, Joko Trisanyoto optimistis penjualan mobil Avanza akan mampu menembus level 80 ribu sampai akhir tahun ini, meskipun dunia tengah didera krisis keuangan. “Antara 75 ribu sampai 80 ribu,” kata Joko.
Nieke Indrietta
Topik :
- Otomotive prediksi
FYI
-- Suwarno, , 22/10/2008 13:55:21 wib




Komentar Anda (1) :